Catatan :

Wednesday, July 29, 2015

Kenali Penyebab Bau Mulut Berikut Ini

Bau mulut atau yang biasa disebut dengan Halitosis merupakan sesuatu yang sangat mengganggu, terutama bagi mereka yang bekerja dengan berinteraksi bersama banyak orang. Meskipun tidak berbahaya, namun dampaknya sangat besar bagi kepercayaan diri penderitanya. 



Lalu apa penyebab munculnya bau mulut..??
Penyebab bau mulut terkadang adalah masalah yang sepele dan bau mulut juga termasuk hal yang wajar. Namun, di sisi lain perlu juga dicari penyebabnya karena bisa jadi bau mulut merupakan sinyal yang serius bagi kesehatan tubuh.


Berikut adalah penyebab terjadinya bau mulut:

1. Kebersihan Gigi dan Mulut
Penyebab pertama terjadinya bau mulut adalah karena masalah kebersihan gigi dan mulut. Gigi dan mulut yang tidak dijaga kebersihannya, terutama banyak terdapat sisa-sisa makanan akan mengundang bakteri untuk datang. Bakteri menyukai tempat yang basah, lembab dan hangat sehingga sangat suka berada di dalam mulut. Bakteri-bakteri tersebut yang akhirnya menimbulkan bau karena menghasilkan senyawa-senyawa sulfur dimana baunya seperti telur busuk. Untuk mencegahnya, sering-seringlah membersihkan gigi dan mulut dengan menyikat gigi serta berkumur-kumur dua kali sehari. Bersihkan juga bagian lidah, karena bakteri mampu hidup tanpa oksigen di bagian belakang lidah.


2. Tubuh Kekurangan Air
Tubuh yang kekurangan air atau biasa disebut dehidrasi ternyata dapat menyebabkan terjadinya bau mulut. Hal tersebut terjadi karena pada saat dehidrasi, produksi air liur (saliva) menurun. Saliva inilah yang berfungsi untuk membersihkan bakteri-bakteri di dalam mulut. Selain itu, saliva juga menjaga sel-sel di dalam mulut agar tetap hidup. Ketika mulut kekurangan saliva, mengakibatkan banyaknya sel-sel yang mati di dalam mulut. Sel-sel tersebut yang kemudian menjadi penyebab bau busuk pada mulut. Untuk mencegahnya, perbanyak air minum sekurang-kurangnya 1,8 liter air per hari. Minum juga teh hijau karena terbukti memberikan hidrasi (asupan cairan) yang cukup bagi tubuh serta mampu mengubah beberapa senyawa sulfur yang menyebabkan bau mulut.


3. Makan Makanan Penyebab Bau Mulut
Umumnya bau mulut disebabkan oleh makanan yang memang menyebabkan bau mulut seperti bawang putih, jengkol, pete, dan makanan lainnya. Selain itu, merokok juga menjadi salah satu penyebab terjadinya bau mulut. Produk-produk makanan berbahan susu juga menjadi salah satu penyebab bau mulut. Dan makanan yang mengandung karbohidrat tinggi sangat berpotensi untuk menarik bakteri karena kandungan gulanya yang tinggi. Untuk mengimbanginya, makanlah makanan berserat yang cukup untuk membantu mengurangi masalah bau mulut.


4. Infeksi Sinus atau Amandel
Infeksi yang terjadi pada sinus dapat menyebabkan bau mulut. Infeksi sinus atau amandel akan menyebabkan radang tenggorokan dan menghasilkan butiran-butiran kalsium di bagian belakang tenggorokan yang pada akhirnya akan mengeluarkan aroma tidak sedap keluar dari mulut. Untuk mengatasinya, berkumurlah dengan menggunakan air berkadar garam tinggi yang akan membunuh bakteri-bakteri penyebab bau mulut. Caranya, ambil satu sendok garam dan campurkan  ke dalam kurang lebih seperempat air, lalu campuran tersebut dapat digunakan untuk berkumur pada pagi hari selama dua atau tiga hari. Setelahnya, makanlah yoghurt karena yoghurt memiliki kandungan bakteri yang baik.


5. Penyakit Serius atau Parah
Penyakit serius atau penyakit yang sudah parah memang menjadi salah satu penyebab bau mulut. Namun kejadian ini paling jarang ditemui. Bau mulut dapat terjadi pada mereka yang menderita penyakit serius atau parah seperti penderita kanker di bagian hidung, tenggorokan, telinga dan leher. Kanker tersebut yang kemudian menyebabkan bau mulut pada penderitanya.


Demikian penyebab terjadinya bau mulut yang mungkin perlu dikenali. Untuk menghindari semua penyebab tersebut, sering-seringlah memperhatikan kebersihan gigi dan mulut, karena jika mulut dan gigi kita tidak bersih maka akan muncul masalah berikutnya yang berujung pada bau mulut. Jadi, mulai sekarang perhatikanlah gigi dan mulut kita.


0 comments:

Post a Comment

Post Lainnya