Catatan :

Monday, May 18, 2015

Perbedaan-perbedaan Antara Blog dan Website


Blog atau Website – Mungkin diantara kalian ada yang bertanya-tanya, apa sih perbedaan blog (weblog) dan website? Bukankah sama saja? Ya, blog dan website sebenarnya memiliki fungsi yang sama, yaitu sebagai suatu aplikasi web atau media yang digunakan untuk menerbitkan serta membagikan suatu konten baik berupa tulisan, gambar, video maupun audio (yang biasa disebut sebagai posting atau postingan), kepada para pengguna internet di dunia maya. Meskipun demikian, ternyata blog dan website memiliki beberapa perbedaan sepertihalnya perbedaan antara mobil dengan pesawat terbang, meskipun keduanya memiliki fungsi yang sama yaitu sebagai alat transportasi.


Langsung saja Uniqity sajikan perbedaan-perbedaan antara blog dengan website, sebagai berikut:
1. Pengelola atau Pengguna
Sebuah blog biasanya dimiliki dan dikelola oleh satu orang saja, yang di buat untuk keperluan tulis menulis. Oleh sebab itu, pengguna blog rata-rata berasal dari kalangan masyarakat. Sementara sebuah website biasanya dimiliki oleh satu orang atau lebih, sesuai dengan tujuan dibuat web tersebut. Website biasanya dimiliki oleh perusahaan suatu produk, organisasi atau pun lembaga instansi resmi.


2. Tujuan
Pada awalnya, tujuan blog adalah sebagai sarana menulis, baik pengalaman pribadi maupun menyalurkan ide-ide, kreasi dan aspirasi pemiliknya. Oleh sebab itu, tak heran jika blog sering juga disebut sebagai sebuah buku diary digital atau diary online. Namun, saat ini banyak blogger yang mulai memanfaatkan blog miliknya sebagai media bisnis online. Sedangkan website, sejak awal memang dibuat untuk kepentingan komersial/sarana promosi maupun sosial. Misal sebuah website perusahaan suatu produk, melalui menampilkan profil perusahaan, struktur, visi, misi, program/jasa, kontak, atau layanan online.


3. Biaya
Biaya yang dikeluarkan untuk sebuah blog adalah tidak ada, alias gratis. Kok bisa? Ya, karena subdomain dan webhosting sudah disediakan oleh masing-masing platform blog. Tapi jika kita menggunakan website, akan ada biaya yang digunakan untuk sewa webhosting bulanan dan sewa domain tahunan. Namun ada juga webhosting gratisan dan domain yang gratis.


4. Gaya Bahasa
Gaya bahasa yang digunakan dalam postingan blog biasanya menggunakan gaya bahasa informal sehingga tidak kaku/baku, bahkan ada yang menggunakan gaya bahasa gaul. Blogger juga sering memasukkan gaya bahasa tutur (spoken words) atau bahasa percakapan (conversational).
Sedangkan gaya bahasa dalam website cenderung formal atau semi formal dan cenderung kaku (baku). Wajar, karena website biasanya dimiliki oleh lembaga atau instansi resmi dan perusahaan.


5. Isi Konten
Konten dalam sebuah blog bisa terdiri dari bermacam-macam topik, mulai dari teknologi, fashion, produk tertentu bahkan mengenai artis ataupun atlet. Berdasarkan kontennya, kita melihat sebuah blog seakan-akan adalah sebuah majalah online atau digital. Lain halnya dengan website, yang hanya mewakili satu produk saja untuk tiap website. Misalnya produk tentang IPhone, maka isi websitenya hanya membicarakan tentang IPhone saja; jenis-jenisnya, harganya, kualitasnya dan berita mengenai produk tersebut saja.


6. Waktu Posting
Ternyata, antara blog dan website juga memiliki perbedaan dalam waktu posting yang baik. Agar menjadi yang terbaik, waktu posting blog yang bagus biasanya antara pukul 08.00 hingga 12.00, tujuannya agar dapat menarik pembaca ke blog yang kita kelola. Namun hal tersebut tak berlaku bagi website, karena waktu tidak ada hubungannya dengan hal tersebut. Bisa dikatakan, website tidak tergantung pada waktu untuk memposting sebuah konten.


7. Interaksi Pengguna
Interaksi pengguna berhubungan dengan arah komunikasi. Komunikasi pada sebuah blog bisa berupa dialog, atau tanya jawab antara pengguna dengan pemilik. Sementara komunikasi pada website, hanyalah komunikasi satu arah saja. Pengelola biasanya tidak menanggapi komentar pembaca, atau bahkan memblok komentar sehingga website kurang interaktif.


8. Search Engine
Dalam sebuah mesin pencarian, jika kita mengetik suatu kata kunci, maka mungkin akan lebih banyak keluar blog disbanding website. Wajar, karena isi blog terus berubah dan bertambah. Sementara isi website lebih statis sehingga website memiliki pencarian yang terbatas.


9. Kemudahan
Dibandingkan website, blog sudah pasti lebih mudah dibuat. Hanya dengan mendaftar saja, kita bisa langsung menggunakan layanan blogging secara gratis. Blog juga memudahkan pengguna karena fitur yang sederhana dan user friendly sehingga seorang pemula pun dapat mengoperasikan blog dengan baik. Bandingkan dengan website, kita harus menyiapkan domain, webhosting, script yang akan diunggah ke webhosting, hingga software File Transfer Protokol (FTP) agar dapat memiliki sebuah website. Hal ini akan menyulitkan seorang pemula ketika menggunakan sebuah website untuk pertama kalinya karena tutorial pemakaian website masih sangat sedikit.


10. Desain Template
Kali ini dengan berdasarkan desain template, website memiliki keunggulan lebih dibandingkan dengan blog. Hal ini dikarenakan website biasanya memiliki desain template yang lebih bagus melebihi desain template sebuah blog. Sebuah blog umumnya memiliki desain template yang merupakan bawaan dari platform blog ataupun template blog yang dibagikan secara gratis oleh beberapa situs penyedia template blog. Alhasil, antara satu blog dengan blog lain sering memiliki desain template yang sama karena template tersebut banyak digunakan oleh blogger lainnya. Sementara desain template website lebih variatif dibandingkan dengan blog, karena jarang ada kesamaan antara satu website dengan website lainnya. Website juga dapat dimodifikasi sesuai selera penggunanya karena desain template website dibuat langsung oleh pemilik website tersebut. Berbeda dari template blog yang biasanya dibagikan secara gratis, sangat sulit menemukan template website yang dibagikan secara gratis karena proses coding scriptnya yang sulit.


11. Performa
Dengan keunggulan desain template yang dimiliki oleh website, membuat website lebih unggul ketika digunakan dibandingkan dengan blog. Performa website sangat unggul karena desain template website dapat disesuaikan dengan tujuan dibuatnya website tersebut, sementara blog justru menunjukkan kesan bahwa tujuan dibuatnya blog harus disesuaikan dengan bentuk template yang digunakannya yang biasanya dibagi secara gratisan.



Jika kalian adalah seseorang yang baru dan ingin belajar, alangkah baiknya membuat blog terlebih dahulu. Selain gratis, juga mudah dalam pengelolaannya. Semakin lama kalian berkutat pada blog, akan semakin paham dan mungkin tidak akan terlalu sulit jika nantinya kalian menggunakan website.

0 comments:

Post a Comment

Post Lainnya