Catatan :
Showing posts with label Info Unik. Show all posts
Showing posts with label Info Unik. Show all posts

Friday, September 4, 2015

Surga Surfing yang Mematikan, Pantai Teahupoo di Tahiti


Siapa tahu Teahupoo, pasti dia pecinta surfing. Surfing disini maksudnya adalah olahraga air di lautan atau lepas pantai dengan ditemani gelombang besar, bukan surfing internet (mencari hiburan di internet). Meskipun surfing tergolong olahraga air yang sangat menyenangkan, namun dibalik kesenangan tersebut terdapat resiko kematian yang siap mendatangi. Nah, salah satu yang menjadi tempat favorit di dunia untuk melakukan surfing adalah di Teahupoo.



Teahupoo merupakan sebuah desa yang terletak di pantai selatan pulau Tahiti, Polinesia, Perancis. Pantai di sini memiliki gelombang lepas yang sangat menantang sehingga membuat para surfer tertarik untuk datang dan mencoba di kawasan tersebut. Jika beruntung para surfer akan menemui gelombang dengan ketinggian hingga mencapai 21 meter.

Meskipun banyak menarik para surfer untuk datang, pantai Teahupoo menyimpan bahaya yang besar dan bahkan dapat menyebabkan kematian. Bahaya tersebut disebabkan oleh banyaknya terumbu karang yang tajam dan terletak hanya 20 inci dari permukaan air sehingga bisa mencederai para surfer. Sudah beberapa korban yang diberitakan meninggal di Teahupoo. Tapi jika sudah cinta, bahaya apapun pasti tidak akan diperhatikan.

Bahaya kematian yang mengancam di Teahupoo ternyata memang kurang memberi pengaruh negatif bagi para surfer di seluruh dunia untuk datang. Terbukti banyak surfer dari seluruh dunia yang berkunjung hanya sekedar menjajal ombak yang seakan melegenda tersebut. Bahkan, di tempat tersebut setiap tahunnya rutin diadakan kompetisi surfing oleh Billabong. Ya, kompetisi ini selalu diadakan rutin setiap tahun dan selalu menarik para surfer dari seluruh dunia untuk ikut berpartisipasi.

Biasanya waktu terbaik untuk pergi ke Teahupoo dan menikmati gelombang di sana adalah pada bulan mei. Bulan mei merupakan akhir dari musim hujan, dan biasanya muncul badai di pantai Tahiti. Oleh sebab itu, kejuaraan yang diselenggarakan tiap tahun oleh Billabong sering diadakan pada bulan mei. Jika kalian tertarik untuk berkunjung ke sana dan atau bahkan mencoba gelombang tersebut, disarankan untuk berhati-hati serta mempersiapkan diri secara matang agar tidak menjadi korban berikutnya.


Thursday, August 27, 2015

Danau Merah Natron di Tanzania, Kuburan Massal Bagi Para Binatang


Biasanya danau menjadi salah satu tempat objek wisata yang paling diperhitungkan menjelang liburan. Namun berbeda dengan danau yang satu ini, Danau Natron di Tanzania merupakan danau yang sangat berbahaya dan merupakan kuburan bagi ribuan makhluk hidup seperti burung-burung serta hewan kecil lainnya.



Danau Natron merupakan danau yang airnya mengandung garam dengan pH hingga 10,5 serta suhu mencapai 60 derajat celcius. Hal tersebut dapat membuat kulit dan mata setiap binatang menjadi terbakar jika tidak mampu beradaptasi. Hanya satu spesies hewan yang diketahui mampu hidup di Danau Natron, yaitu Alkaline Tilapia (Alcolapia Alcalica). Alkaline Tilapia adalah sejenis ikan nila yang mampu bertahan hidup di sepanjang tepi danau Danau Natron yang airnya sedikit kurang asin. Selain spesies ikan nila tersebut, sejumlah bakteri juga diketahui dapat bertahan hidup di Danau Natron.

Danau ini diberi nama natron, yang berasal dari kata ‘mineral natrium karbonat dekahidrat’ (sodium carbonate decahydrate). Natron inilah yang biasa digunakan oleh orang Mesir kuno guna mengeringkan organ tubuh mayat selama proses pembuatan mumi atau biasa disebut dengan mumifikasi.

Air di Danau Natron memiliki kandungan mineral yang tinggi, dimana binatang yang tercebur dan mati akan mengalami pengawetan alami sehingga bangkai-bangkai binatang tersebut terlihat seakan-akan dicelupkan dalam adonan semen. Berbeda dengan danau biasanya dimana bangkai-bangkai binatang yang mati di dalam danau akan hilang terurai, namun di Danau Natron semua binatang yang terendam di danau tersebut akan membatu dan sulit terurai. Hal ini diungkapkan oleh seorang ahli ekologi di University of Leicester bernama David Harper yang menyatakan bahwa jika ditempat lain bangkai hewan yang mati akan terurai dengan cepat, namun di Danau Natron tidak demikian. David Herper kemudian menjelaskan, binatang yang mati di Danau Natron tidak bisa terurai dan mengalami pengawetan disebabkan garam yang terkandung di Danau Natron. Garam tersebut berbeda dengan garam masak yang biasa dihasilkan dari laut, melainkan berasal dari kapur magmatik yang telah ditempa dalam bumi dan keluar melalui aliran lava serta disemburkan ke udara menjadi awan abu setinggi 10 meter.

Gunung yang turut membantu menyemburkan kapur magmatic adalah Ol Doinyo Lengai, sebuah gunung berapi berusia 1 juta tahun yang terletak di bagian selatan Danau Natron. Seorang peneliti dari Swiss Institute of Technology di Zurich bernama Hannes mattsson mengatakan, gunung berapi lain umumnya memuntahkan silikat, namun Ol Doinyo Lengai merupakan satu-satunya gunung berapi di planet bumi yang menyemburkan ‘natrocarbonatite’. Natrocarbonatite sangat kaya akan sodium, kalium karbonat, nyerereite, dan gregoryite dimana kandungan tersebut jauh lebih asin dari silikat. Materi abu vulkanik dari gunung Ol Doinyo Lengai kemudian dikumpulkan oleh air hujan dan masuk ke Danau Natron. Hal tersebut menjelaskan mengapa binatang-binatang yang tercebur ke danau terlihat seperti jatuh dalam adonan semen, awet tak terurai seperti patung.



Gambar di atas merupakan salah satu karya fotografer alam liar bernama Nick Brandt. Nick Brandt menggunakan bangkai-bangkai binatang di Danau Natron sebagai model dari salah satu serial fotografi terbarunya yang lumayan mengerikan. Masih banyak foto-foto bangkai binatang dari Danau Natron  hasil jepretan Nick Brandt yang bisa kalian cari di internet.

Wednesday, August 26, 2015

Waduh, Wanita 29 Tahun Ini Menikah Dengan Babi Hutan


Seorang wanita berumur 29 tahun yang diketahui bernama Mary Cooper, telah melakukan hal diluar kebiasaan dan kewajaran manusia pada umumnya. Dia menikahi sebuah seekor babi hutan besar berwarna hitam, dan membiarkan babi tersebut berjalan-jalan bebas di dalam rumah serta tidur di atas tempat tidurnya yang cantik. Meskipun terdengar aneh dan mustahil, namun begitulah yang terjadi. Babi hutan yang beruntung tersebut diberi nama Dinky.



Mary Cooper merupakan seorang guru pelajaran musik pada sebuah sekolah. Dia menyatakan bahwa pada awalnya dia tertarik dengan babi hitam bernama Dinky itu pada pandangan pertama. Kemudian Mary Cooper membeli si Dinky sebelum akhirnya menikahinya. Menurutnya, Dinky merupakan seekor babi yang lucu dan menghibur.

Selain memelihara dan menikahi babi hitam tersebut, Mary Cooper juga memiliki 16 hewan peliharaan lainnya. Namun, berbeda dengan peliharaan lainnya, Dinky mendapat perlakuan yang paling istimewa dari Mary Cooper sehingga tidak mengherankan jika mereka terbiasa tidur seranjang. Menurutnya lagi, anjing mungkin teman terbaik bagi seorang pria, namun babi hutan bernama Dinky adalah soulmate dalam hidupnya.

Tidak bisa dibayangkan bagaimana kehidupan mereka nanti. Akankah Mary Cooper akhirnya menikahi seorang pria dan kembali hidup normal, atau memilih tetap tinggal dan hidup bersama babi hitamnya. Yang jelas, keputusan serta cara hidupnya saat ini bisa dikatakan tidak normal sebagai seorang manusia. Bukankah jodoh setiap makhluk adalah sesuai jenisnya? Manusia dengan manusia, kucing dengan kucing dan babi pun dengan babi. Mungkin sebagian orang menganggap hal ini sebagai sesuatu yang lucu dan terdengar unik. Sementara sebagian lainnya, menganggap ini sebagai suatu kesalahan yang menyalahi naluri dan kodrat sebagai manusia. Bagi kalian yang membaca tulisan ini, semoga tidak mengikuti jejak wanita bernama Mary Cooper. Kan gak lucu, gimana keluarga besar kalian nanti?


Wednesday, August 19, 2015

Unik, Jalur Khusus Bebek Hanya Ada di Kota Berikut Ini


Mungkin kalian sering melihat di sepanjang jalan di kota-kota besar terdapat jalur yang dibangun khusus bagi penggunanya. Jalur khusus tersebut contohnya adalah jalur khusus pejalan kaki, jalur khusus sepeda, jalur khusus wanita/perempuan, jalur khusus jomblo dan sebagainya. Namun ternyata, ada jalur yang cukup unik dan aneh di beberapa kota besar di Negara Inggris. Jalur khusus itu adalah Jalur Khusus Bebek atau Duck Lanes. Lho koq bisa..???



Di Inggris, khususnya di kota London, Birmingham dan Manchester telah dibangun sebuah jalur khusus yang unik karena diperuntukkan hanya untuk bebek. Jalur khusus bebek ini dibangun oleh sebuah yayasan, bernama Yayasan Canal and River. Menurut Claire Risino, ketua Yayasan Canal and River, ketiga kota di Inggris tersebut (London, Birmingham dan Manchester) memiliki sungai dan danau yang luas serta banyak dihuni oleh bebek-bebek. Di sekitar area sungai dan danau biasanya terdapat jalan kecil yang sering digunakan masyarakat baik bagi pejalan kaki maupun pengendara. Masyarakat pengguna jalan seringkali terganggu oleh bebek-bebek yang melintas di jalan dan tak jarang bebek-bebek tersebut tertabrak oleh kendaraan. Oleh sebab itu, Yayasan Canal and River akhirnya memutuskan untuk menyediakan jalur khusus bebek.


Pembangunan jalur khusus bebek ini, selain bertujuan melindungi bebek-bebek dan memberikan hak bagi para bebek di jalan, juga dimaksudkan bagi pemakai atau pengguna jalan agar lebih berhati-hati serta lebih memperhatikan dan peduli terhadap kehidupan alam di sekitarnya. Hasilnya, setelah jalur khusus dibuat, para bebek dapat beraktivitas dan memiliki haknya sendiri di jalan serta mengurangi insiden tabrak bebek oleh pengendara.


Selanjutnya, Yayasan Canal and River memiliki rencana untuk membangun lebih banyak lagi jalur khusus bagi hewan liar. Yayasan ini tetap memperhatikan keselamatan hewan agar terjaga dan aman serta memiliki haknya masing-masing. Namun, untuk saat ini hanya bebek dulu yang mendapatkan perlakuan istimewa, selebihnya akan menyusul. Mungkinkah nanti Yayasan Canal and River akan membuat jalur khusus buaya darat..??? Mari kita tunggu.


Tuesday, August 18, 2015

Kawah Hijau Dallol, Kawah Cantik nan Mematikan


Jika kalian sedang jalan-jalan, studi banding, nyasar atau apalah di gurun pasir Danokil yang terletak di sebelah timur laut Ethiopia (Afrika), sempat-sempatlah untuk mampir ke Kawah Hijau Dallol. Kawah Hijau Dallol merupakan sumber air panas berupa kawah yang memiliki pemandangan cukup indah serta sedap di pandang mata dengan warna hijau cantik alami mendominasi tempat tersebut. Warna hijau tersebut disebabkan kandungan sulfur, besi dan mineral tinggi.



Kawah Hijau Dallol terbentuk dari letusan gunung berapi yang kaya akan gas alam, mineral dan garam sehingga menghasilkan paduan dari warna hijau, putih, merah muda, kuning, dan abu-abu. Kecantikan warna yang dimiliki Kawah Hijau Dallol itulah yang menarik wisatawan untuk datang mengunjunginya. Sekilas, Kawah Hijau Dallol seperti sebuah danau dengan air berwarna hijau yang menyegarkan mata.


Meskipun terlihat sangat cantik, ternyata Kawah Hijau Dallol sangat berbahaya bagi manusia. Bagi kalian yang ingin merasakan berendam atau mandi di sana sambil foto selfie, maka urungkan niat kalian kecuali kalian masih memiliki cadangan nyawa di rumah. Kawah Hijau Dallol merupakan salah satu tempat paling berbahaya di dunia karena tempat ini menjadi salah satu tempat terpanas di dunia dengan suhu rata-rata sekitar 34 derajat celcius. Selain itu, kawah ini juga kerap mengeluarkan gas beracun yang akan memakan korban jiwa. Oleh karenanya, tempat ini tidak memiliki banyak penduduk dan sering disebut sebagai kota hantu.


Para wisatawan yang berkunjung ke Kawah Hijau Dallol tidak bisa melihat kawah tersebut dalam jarak yang dekat dan hanya bisa melihat dalam jarak yang aman. Letaknya yang bisa dibilang merupakan salah satu tempat terpencil di muka bumi, serta kondisi keamanan di Ethiopia yang kurang terjamin membuat Kawah Hijau Dallol tersembunyi dari mata dunia dan hanya dikunjungi beberapa turis saja setiap tahunnya. Jika kalian beruntung, kalian juga akan bertemu dengan preman atau penjahat lokal yang akan menculik dan merampok pengunjung Kawah Hijau Dallol.


Menantang Adrenalin di Kolam Setan, Zambia


Dilihat dari namanya mungkin kita membayangkan bahwa kolam ini merupakan tempat mandi para setan dan iblis. Di sana mungkin banyak berkumpul para setan dan iblis dari seluruh penjuru dunia untuk bersantai setelah seharian sibuk menggoda dan menyesatkan manusia. Ah, buanglah pikiran nyeleneh itu. Di sana setan tidak terlihat. Kalau yang berwujud manusia, banyak.



Kolam setan atau Devil’s Pool merupakan sebuah kolam alami berupa cerukan yang landai dan berada tepat di ujung air terjun Victoria (Victoria Falls). Kolam ini terbentuk setelah terjadinya erosi selama kira-kira ribuan tahun. Mengapa kolam ini disebut kolam setan? Mungkin karena kolam ini memiliki tingkat bahaya yang tinggi dan sering menelan korban jiwa. Kolam Setan terletak di Zambia (Afrika), dan menjadi tempat wisata yang sering dikunjungi para wisatawan dari berbagai penjuru negara. Kolam Setan memiliki pemandangan yang sangat indah dari atas air terjun Victoria. Meskipun demikian, tempat ini tetap sangat berbahaya karena memiliki aliran air yang deras, batu-batuan yang licin dan derasnya air terjun sehingga tidak heran jika setiap tahun banyak memakan korban jiwa.


Bagi kalian yang suka travelling dan hobi dengan sesuatu yang menantang adrenalin, maka kolam setan bisa masuk daftar list tempat wisata yang harus kalian kunjungi. Kolam ini memang kolam yang paling di cari di dunia. Pertama kali dibuka pada tahun 1992 sebagai tempat wisata di pulau Livingstone, wisatawan yang datang harus melewati jalan panjang berbatu untuk mencapai lokasi dimana Kolam Setan berada. Kalian juga disarankan kesana dengan meminta bantuan jasa guide atau pemandu wisata.


Biasanya para wisatawan datang pada bulan September hingga desember, karena pada bulan-bulan tersebut sungai-sungai menjadi dangkal dan arus tidak terlalu deras di Kolam Setan. Pada waktu-waktu tersebut, kalian bisa berjalan di bibir kolam sambil melihat ujung air terjun di bawah. Kalian juga bebas berenang, tapi tetap harus hati-hati. 


Di sekitar bibir kolam menuju air terjun, terdapat batu-batu yang terbentuk alami sebagai penghalang yang membantu menghalangi wisatawan agar tidak terseret arus yang deras dan jatuh . Lebih dari satu juta liter air dalam satu menit jatuh menuju air terjun sepanjang 2 kilometer. Hal tersebut menyebabkan bunyi yang memekakkan telinga seperti sebuah ledakan. Dan jika kalian beruntung, kalian akan melihat pelangi di sekitar air terjun tersebut dalam jarak yang lumayan dekat.


Post Lainnya